KEMARAU
Telah lama ku menanti tetesan air
Tidak pernah lepas dahaga ku di tengah kemarau ini
Begitu banyak danau
Tapi semua mulai kering
Tidak pernah lepas dahaga ku di tengah kemarau ini
Begitu banyak danau
Tapi semua mulai kering
Hujan!
Hanya itu yang kami harapkan
Tapi, tidak pernah nampak olehku...
Dimana awan pembawa hujan itu?
Hanya itu yang kami harapkan
Tapi, tidak pernah nampak olehku...
Dimana awan pembawa hujan itu?
Semua orang hanya diam menanti,
Hingga datang awan kelam itu
Menyelimuti negeri ini
Dengan semangat mereka menari dan bernyanyi
Tapi mereka lupa air yang begitu banyak akan meneggelamkan mereka
Hingga datang awan kelam itu
Menyelimuti negeri ini
Dengan semangat mereka menari dan bernyanyi
Tapi mereka lupa air yang begitu banyak akan meneggelamkan mereka
Sekarang mereka menangis
Hujan itu tak mau pergi
Dibalik kemarau selama ini
Bukan hujan seperti ini yang mereka harapkan
Hujan itu tak mau pergi
Dibalik kemarau selama ini
Bukan hujan seperti ini yang mereka harapkan
Orang orang dengan kursi raja
Hanya mereka yang tau dan diam
Seolah mengendalikan alam
No comments:
Post a Comment